PERANAN KOMPUTER DALAM ANALISIS USAHA DAN KEUANGAN

PERANAN KOMPUTER DALAM ANALISIS USAHA DAN KEUANGAN

PERANAN KOMPUTER DALAM ANALISIS USAHA DAN KEUANGAN

LINGKUNGAN BARU

Perusahaan selalu mengalami suatu perubahan lingkungan, tetapi apa yang selama ini berjalan dengan mulus sekarang kelihatan menjadi perlombaan yang cepat. Pada masa sekarang pimpinan mengenal adanya perkembangan untuk memperluas dan memajukan peranan computer dalam kemampuannya membuat keputusan. Manajer harus membuat asumsi dan memeriksa hasil-hasil computer terhadap pengalaman dan intuisinya, tetapi computer harus mengumpulkan banyak data, menghubungkan serta menganalisa data-data tersebut. Kemampuan computer ini, sekarang tersedia bagi manajemen perusahaan. Para pengusaha yang berpengetahuan luas menggunakan kemampuan baru ini untuk, antara lain, membuat keputusan – keputusan strategis yang baik, dan memungut hasil penggunaan informasi secara lebih itnelijen dan agresif.

TINJAUAN PENYELURUH ATAU PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN

Dengan adanya kemajuan teknologis dan kemampuan computer untuk menangani banyak data dengan biaya relative kecil dibandingkan dengan penggunaan metode-metode tangan, maka mungkin dalam dasawarsa 1980an akan dijumpai usaha-usaha yang lebih baik dalam mengaitkan atau menghubungkan berbagai bidang pengelolaan suatu perusahaan.

PERANAN CONTROLLER

Dapat dilihat bahwa controller harus melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut:

  1. Memahami penerapan computer dalam fungsi – fungsi keuangan dan akuntansi yang tradisional, yaitu dalam manatusahakan yaitu:
  2. Cakap dalam penggunaan computer secara real time.
  3. Mengenal dan mengarahkan penggunaan teknik-teknik computer yang lebih rumit dan baru dalam perencanaan dan pengambilan keputusan keuanga, termasuk adanya fasilitas yang wajar dalam penggunaan model-model keuangan.
  4. Mengikuti secara up to date jenis peralatan dan perkembangan yang lebih baru yang menajuhi penggunaan computer besar.
  5. Sehubungan dengan hal-hal diatas, harus mengenali secara wajar beberapa istilah yang lazim dipergunakan dalam bidang computer dengan cara terbatas dan mengenali bahasa-bahasa teknik dalam perkembangannya.
  6. Bersedia melakkukan tinjauan atau pemeriksaan yang berkesinambungan terhadap instalasi computer / biaya-biaya program, biaya anggaran atau taksiran terhadap biaya yang sesungguhnya.
  7. Menyediakan audit trails yang perlu untuk membantu baik para akuntan independen maupun auditor intern pada saat system dikembangkan.
  8. Akhirnya dalam pengaplikasian computer atau pengembangan system, memikul tanggungjawab untuk meneliti system agar melihat system bahwa system – system tersebut mengandung keamanan yang perlu dan perlindungan yang meyakinkan.

APLIKASI KOMPUTER

Terdapat banyak pengaplikasian financial, sebagian daripadanya ditunjukkan dalam daftar berikut:

Akuntansi

Pajak-pajak

Perencanaan

Pengendalian

Pengelolaan kas

Rencana pensiun-pembayaran pensiun pegawai

Asuransi

Pelaporan

Keuangan

Lain-lain

MODEL PERSEROAN

Model – model perseroan dapat dikategorikan menjadi tiga tipe dasar, tergantung pada pemakaian yang dimaksudkan dan jenjang pimpinan dari si penerima (pemakai utama):

  1. Model deterministic
  2. Model probabilistic
  3. Model optimasi

MODEL – MODEL PERENCANAAN KEUANGAN

Model – model perencanaan keuangan dapat berupa salah satu dariketiga kategori tersebut diatas. Dan model-model itu diklasifikasikan menurut tujuan manajemen

Suatu model strategis merupakan keuangan dengan suatu wawasan perencanaan jangka panjang, misalnya dari 5 tahun samapi 15 tahun, yang akan di pergunakan dalam menetapkan tujuan dan sasaran perusahaan. Model itu dapat menyangkut factor-faktor luar, seperti pendapatan nasional (GNP) atau anggaran pertahanan Negara, dan juga menyangkut data intern. Model taktis lebih terinci dan biasanya menyangkut periode yang lebih singkat, misalnya satu. Model tersebut dipergunakan untuk berbagai keputusan dengan pengaruh yang segera, yaitu mengalokasikan sumber daya, merubah jumlah biaya riset dan pengemabangan atau mengerjakan program baru. suatu model operasional dapat dipergunakan setiap hari untuk memonitor pelaksanaan dan rencana yang sebenarnya sehingga apabila  perlu, dapat diambil tindakan perbaikan. Model-model ini biasanya menyangkut banyak hal yang mendetail dan berbeda dalam line items yang diaplikasikan.

KOMPONEN DARI MODEL-MODEL KEUANGAN

Struktur atau bagian-bagian pokok dari suatu model keuangan terdiri dari lima bagian sebagai berikut:

  1. Dokumentasi
  2. Asumsi-asumsi input
  3. Rasio manajerial
  4. Proyeksi-proyeksi
  5. Base case.

ANALISA KEPEKAAN  (SENSITIVITY ANALYSIS)

Melalui alat matematis yang demikian, maka setiap komponen dari suatu keputusan dapat diubah, sehingga manajer dapat meneliti efek adanya perubahan-perubahan pada masing-masing factor input terhadap hasil yang akan dicapai. Analisa ini memungkinkan konsentrasi pada variabel-variabel penting. Untuk mengerti dampak dari masing-masing variabel, analisa kepekaan dapat memberikan beberapa pengarahan.

SISTEM TERDISTRIBUSI (DISTRIBUTED SYSTEMS)

Distributed systems yang mempunyai kemampuan pengolahan didalam atau dekat dengan kantor pemakai dan bukan dalam suatu lokasi pusat saja dicirikan oleh tiga atribut sebagai berikut:

  • Distribusi fisik. Terminal-terminal dipasang pada tempat-tempat yang membutuhkan dan biasanya merupakan bagian dari sesuatu jaringan yang dapat menghubungi sentral atau terminal lain yang berada, katakanlah pada profit center alin.
  • Distribusi secara fungsional. Artinya setiap fungsi, seperti keuangan, riset atau teknik mempuyai hak terhadap sumber perhitungan.
  • Distribusi dari tanggungjawab organisatoris. Dengan adanya distribusi secara fisik dan secara fungsional, maka hubungan organisasi berubah dan peranan deprtemen management information systems (MIS) berubah.

DATABASE

Suatu database yang dimiliki oleh semua perusahaan dapat didefinisikan sebagai koleksi dari file (arsip, berkas) baik yang computer based dan juga yang noncomputer based mendukung system informasi.

Pembangunan dan pengoperasian sesuatu base yang sehat dan terintegrasi mungkin mencakup lima fungsi yaitu :

  1. Perumusan base
  2. Penyusunan data base
  3. Pengklasifikasian dan pengodean data.
  4. Pengendalian data
  5. Pengelolaan base.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/