Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Jawa Barat 2019

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Jawa Barat 2019

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Jawa Barat 2019

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Dinas Perhubungan

(Dishub) menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Jawa Barat 2019. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horison, Jln. Siliwangi Sukabumi, Selasa (20/8/2019).

Menurut Humas Polda Jabar, Komisaris Besar (Kombes) Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, pemilihan ini merupakan wujud perhatian pemerintah akan pentingnya keselamatan pelajar. Mengingat tidak sedikit kecelakaan lalu lintas di jalan melibatkan para pelajar. “Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk berperan aktif menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan para pelajar di jalan,” ujarnya, seperti dilansir Telusur Kabar Polri 86News.co.

Selain itu, lanjut Kombes Trunoyudo, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta pelajar dalam mematuhi aturan lalu lintas serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam program “Dekade Aksi Keselamatan Jalan” periode 2011-2021 yang dicanangkan pemerintah pada Juni 2011.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, saat ini pelajar sudah

menjadi golongan pengguna teknologi modern terbesar. “Terlebih, di Sukabumi sangat banyak. Ditambah harganya murah dan orang tua yang begitu mudah memfasilitasi serta prasarana publik yang belum menjamin,” ungkapnya.

Oleh karena itu, tambah Achmad, pemilihan ini sangat dibutuhkan, terutama melihat pelajar yang mudah dipengaruhi, apalagi jika teman sebaya yang menyampaikan. “Saya berharap, setiap delegasi bisa menjadi pelopor dan duta yang baik tentang tertib berlalu lintas. Semoga ini bukan sekadar kejuaraan, tapi juga dapat menurunkan angka kematian dan kecelakaan lalu lintas,” harapnya.

Sebanyak 28 siswa yang menjadi Duta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi

adalah Zidane Hakim dari Kota Sukabumi, Sopi Devita (Kabupaten Garut), Nawaluzzakiyah (Kabupaten Majalengka), Daffa Fajri (Kabupaten Majalengka), Az Zahra Nur Ainiyyah (Kota Sukabumi), Rifania Anjani (Kabupaten Tasikmalaya), Nira Kania W. (Kabupaten Purwakarta), Jihan Anggita Putri (Kabupaten Bandung), dan Suntari (Kabupaten Karawang).

Kemudian, Adhi Prasetyo dari Kabupate Karawang, Amatun Mardiyah (Kabupaten Sukabumi), Robiansyah (Kabupaten Sukabumi), Dwian Choirunnisa (Kabupaten Bogor), Lusianti (Kabupaten Bogor), Silvi Anggaraeni (Kabupaten Subang), Chaterine Pricillia (Kota Bogor), Rido Abdi Robbani (Kota Cimahi), Muhamad Pajarrudin (Kabupaten Cirebon), Tiara Nuraeni (Kabupaten Bandung), Rapi Anwar Basari (Kabupaten Bandung), Rina Wahyunita (Kota Banjar), Yesi Octavia (Kota Cirebon), Tulus Rahayu (Kota Cirebon), Salsa Billa (Kabupaten Kuningan), Salma Atsariyah (Kabupaten Kuningan), Heri Herdiansyah (Kabupaten Ciamis), Shelmara Nabila (Kota Tasikmalaya), dan Rifqi Aditya (Kota Depok).***

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/rukun-shalat-dalam-islam/